" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > apakah sah khutbah pakai bahasa selain arab ? < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu ' alaikum , " , " ustadz yang rahmat allah , belum saya ucap terima kasih atas jawab ustadz . saya punya teman yang punya yakin bahwa khotbah jumat itu harus pakai bahasa arab karena masuk rukun sholat jumat , sehingga dia tidak mau sholat di masjid lain selain yang pakai bahasa arab . dia bilang ada hadist shohih yang dasar dapat . apakah memang ada hadist yang demikian ? terima kasih . " , " wassalam , " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " fri 13 september 2013 00 : 17  " , "  8 . 765 views  n " , " n " , " n " , " assalamu ' alaikum , " , " ustadz yang rahmat allah , belum saya ucap terima kasih atas jawab ustadz . saya punya teman yang punya yakin bahwa khotbah jumat itu harus pakai bahasa arab karena masuk rukun sholat jumat , sehingga dia tidak mau sholat di masjid lain selain yang pakai bahasa arab . dia bilang ada hadist shohih yang dasar dapat . apakah memang ada hadist yang demikian ? terima kasih . " , " wassalam , " , " n " , " r ndasarnya memang bukan hadits lain logika ijtihad dari para ulama . kita tidak temu hadits yang cara eksplisit harus khutbah dengan bahasa arab . " , " kilas memang kes lucu bila khutbah harus dengan bahasa arab , sementara para jamaah yang ikut hadir justru tidak bisa bahasa arab . bagi orang cenderung tentang bila khutbah jumat sampai dalam bahasa arab . " , " namun kalau kita teliti lebih dalam , harus khutbah jumat dalam bahasa arab bukan arti panjang khutbah dari awal hingga akhir harus dengan bahasa arab . tetapi cukup pada bagi rukun - rukun saja . dan benar hal ini tidak terlalu jadi masalah , sebab bukan ari khutbah dalam bahasa indonesia jadi haram mutlak . sebab para ulama tidak larang kalau di luar rukun itu tambah dengan jelas atau terjemah dalam bahasa indonesia , atau bahasa yang erti oleh audiensnya . " , " adapun rukun khutbah jumat itu hanya ada 5 saja , di mana semua sangat mungkin laku dalam bahasa arab , bahkan lazim dan tanpa sadar , semua kita telah laku . umat islam dunia pasti paham dan erti makna dari lima lafadz itu yang jadi rukun itu , lantar sudah demikian akrab di telinga . " , " lima rukun khutbah jumat itu adalah : " , " 1 . hamdalah " , " yaitu lafadz " , " ulillah dan varian seperti lafadz " , " . sedang panjang yang kadang memang terlalu panjang , bukan rupa harus . cukup dengan lafadz itu saja , sudah penuh rukun pertama . " , " dan tidak ada masalah dengan lafadz yang satu ini , sebab semua orang yang agama islam pasti kenal dalam bahasa arab . dan umum orang sudah tahu arti , sehingga tidak butuh lagi arti . bahkan balik , bila ucap dalam bahasa indonesia malah asa aneh , bukan ? sebab telinga kita sudah biasa ucap . " , " tetapi kalau mau terjemah ke dalam bahasa indoneisa , juga tidak masalah . " , " 2 . shalawat kepada rasulullah saw " , " seperti lafadz a " , " atau " , " , atau yang jenis . lafadz ini pun sama dengan di atas , sama sekali tidak asing lagi . bahkan malah bisa dengar aneh bila hanya ucap dalam bahasa indonesia . tetapi kalau mau baca arab lalu terjemah ke dalam bahasa indonesia , juga tidak masalah . " , " dan cukup dengan lafadz potong itu saja , sudah penuh rukun yang dua . adapun tambahannnya , seperti " , " dan terus , bukan rupa harus . " , " 3 . pesan taqwa atau wasiat " , " inti minta kepada jamaah untuk takwa kepada allah . lafadznya pun tidak terlalu panjang , misal lafadz " , " ( takut kepada allah ) . satu lafadz ini saja sudah cukup bagai pesan dalam khutbah jumat . " , " kalau mau tambah dengan agam materi ceramah lain dengan bahasa indonesia , tidak mengapa dan juga tidak rusak rukun . tetapi yang inti hanya kata sebut . " , " dan lagi - lagi lafadz ini pun sudah sangat familiar di telinga kita . dan selalu ucap oleh para khatib jumat . " , " 4 . baca potong ayat quran " , " rukun yang ini jelas sekali wajib ucap dalam bahasa arab . sebab yang sebut bagai al - quran hanya versi asli dalam bahasa arab . adapun terjemah , bukan masuk al - quran . karena itu wajar bila ucap hanya dalam bahasa arab . dan tidak sah khutbah jumat itu bila pada sesi baca ayat quran , hanya baca terjemah saja . " , " 5 . doa umat islam " , " seperti lafadz a " , " itu saja sudah cukup dan memenuhirukun yang lima . dan tambah seperti " , " . atau lafadz lain juga boleh - boleh saja . tapi inti doa umat islam , atau minta ampun bagi mereka . " , " karena khutbah jumat itu diri dari 2 khutbah , maka para ulama beda antara tiga rukun di atas dengan rukun nomor empat dan lima . hamdalah , shalawat dan pesan - pesan itu jadi rukun di di khutbah pertama dan dua . sedang baca quran baik baca pad khutbah yang pertama . dan doa untuk umat islam baca pada khutbah dua . " , " namun yang paling esensial adalah bahwa lima - lima itu tidak masalah bila ucap dalam bahasa arab . bahkan benar tiap khatib jumat sudah ucap dalam bahasa arab . jadi sama sekali tidak masalah ketika harus untuk sampai dalam bahasa arab . umum umat islam sudah paham makna dan maksud . " , " adapun ada tambah - tambah dalam bahasa indonesia , tidak akan rusak khutbahnya . bahkan justru baik guna dengan dua bahasa , yaitu bahasa arab untuk rukun - rukun dan bahasa indonesia untuk jelas - jelas . "
